CERITA ANDA

Bantuan 500 Paket Sembako untuk Warga Ujung Tebu Banten

Meskipun cuaca panas menyengat, warga terus saja berdatangan.
Bantuan 500 Paket Sembako untuk Warga Ujung Tebu Banten
Pembagian 500 paket sembako untuk warga Ujung Tebu. (foto u-report)

VIVA.co.id – Berbagi adalah sarana untuk menyambung silaturahmi dan kasih antar sesama. Demikian salah satu tujuan yang dilakukan oleh Rumah Yatim. Terik matahari menyengat tak menyulutkan niat para warga menyisiri jalan raya menuju lokasi tempat pembagian sembako, yang bertempat di rumah Kepala Desa Ujung Tebu, Bapak Sudrajat, Kampung Ujung Tebu, Ciomas, Banten.

Di luar dari perkiraan, warga sudah berkumpul lebih awal dari rencana dimulainya kegiatan. Ketika para tim dan relawan menuju lokasi, para warga sudah mulai menempati beberapa kursi yang telah disediakan. Para warga ini terdiri dari para lansia, paruh baya, hingga anak-anak. Tak sedikit pula yang datang bersama keluarga, dan anak-anak yang datang bersama teman-temannya untuk mewakili orang tua.

Dari pemandangan tersebut, mengisyaratkan betapa animo masyarakat sangat antusias menyambut aksi sosial yang diadakan Rumah Yatim ini. “Kami sangat bersyukur adanya pembagian sembako. Ini kali pertama ada pembagian sembako seperti ini. Pembagiannya sesuai dengan kita. Semoga nanti kami bisa dapat lagi,” kata Amina yang datang ke lokasi dengan berjalan kaki di usianya yang sudah 80-an itu.

Selain Amina, ada juga Asman (70) yang bekerja sebagai pengurus pipa air warga. Ia juga menuturkan rasa terima kasihnya. Selain bisa sedikit meringankan beban dapur, ia pun merasa masih banyak orang-orang yang peduli kepada mereka dari luar kampung Ujung Tebu.

Dalam sambutannya, Lurah, Bapak Sudrajat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rumah Yatim, seluruh donatur yang sudah membantu, serta pihak-pihak yang terlibat di lapangan. Ia pun juga menambahkan rasa minta maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan, baik sebelum dan selama acara dilaksanakan di kediaman beliau.

“Kami merasa beruntung, mengingat ada banyak desa di Kecamatan Ciomas. Dan yang terpilih adalah Ujung Tebu sebagai lokasi penempatan sekaligus target warga yang menerima pembagian sembako,” ungkap Pak Njat, begitu sapaan akrab beliau oleh warga.

Agenda pembagian sembako memang sudah menjadi agenda rutin Rumah Yatim. Rumah Yatim sebagai lembaga amil zakat sekaligus pula lembaga sosial non-profit tentu memiliki beberapa program, terutama agenda pembagian sembako di wilayah-wilayah tertentu. Tentu wilayah ini sudah lebih dulu dilakukan survey sebagai wilayah yang layak untuk menerima bantuan, sebagaimana merujuk pada golongan yang masuk dalam kategori para mustahik.

Tim sudah mempersiapkan dengan matang dari jauh-jauh hari agenda besar tersebut. Terutama hal-hal yang berhubungan dengan teknis dan lapangan. Keberangkatan dimulai sejak Senin pukul 13.00 dan tiba di Banten sekitar pukul 17.49. Sempat diguyur hujan dan macet di perjalanan sehingga sedikit keluar dari target waktu yang diperkirakan sampai di lokasi.

Meskipun telah lelah selama perjalanan, namun tidak mengurangi niat dan semangat seluruh tim dan relawan. Saat tiba di Desa Ujung Tebu, langsung melakukan rapat kecil untuk melakukan persiapan malamnya. Selepas rapat, tim kemudian langsung meninjau lokasi secara bersama-sama untuk simulasi teknis lapangan. Tim Rumah Yatim yang berjumlah 13 orang dibantu oleh 8 relawan dan warga setempat melakukan pemasangan umbul-umbul, peletakan meja dan kursi serta pembagian kerja.

Bagi-bagi sembako kali ini sangat menarik. Selain turut berpartisipasi pihak aparat desa, dalam hal ini Lurah Desa Ujung Tebu, juga ada tausiyah oleh Ustaz Abdul Kholiq. Selain itu, dihadirkan pula sebuah taman baca keliling yang diberi nama Serambi Baca Mumu TB.

Kegiatan ini sangat membantu warga yang sedang menunggu antrian. Terutama orang tua yang membawa anak-anaknya. Mereka bisa melepas penat dengan membaca beberapa buku cerita bergambar yang disediakan oleh tim.

Acara pun berlangsung lancar. Meskipun cuaca panas menyengat, warga terus saja berdatangan. Target pembagian 500 sembako berjalan dengan baik, dan tentu disalurkan pada pihak-pihak yang tepat dan membutuhkan. Pihak Rumah Yatim bersama tim lainnya berusaha terus memantau beberapa kendala yang terjadi di lapangan. Misalnya beberapa warga yang tidak membawa data secara lengkap, namun tetap mendapatkan bantuan setelah melakukan proses verifikasi ulang.

Acara pun usai hingga pukul 10.40 sejak dimulai dari pukul 08.00 pagi. Tim Rumah Yatim diwakilkan oleh Agus Hermawan sebagai manajer area Rumah Yatim Tangerang Selatan, menutup pembicaraan dengan kepala lurah yang telah banyak membantu terlaksananya kegiatan tersebut. Para tim dan relawan pun akhirnya berpamitan untuk melakukan kegiatan di Pesantren Roudhatul Mubtadiin. (Tulisan ini dikirim oleh Muhammad Burniat)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...