CERITA ANDA

Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Surabaya

Kirab parade maulid ini diikuti oleh sekitar 2,500 peserta.
Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Surabaya
Kirab Parade Maulid di Kapas Madya Surabaya.

VIVA.co.id – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1438 H, Pondok Pesantren Mamba'ul Ulum, Kapas Madya, Surabaya, pimpinan K.H. Rahmat Hidayat beserta ketua RW 01, RW 02, dan RW 03 Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambak Sari, Kota Surabaya mengadakan serangkaian acara. Di antaranya kirab parade maulid, istigasah, dan pengajian umum.

Kirab parade maulid yang diadakan hari Sabtu (10/12/16) mulai pukul 13.30 WIB ini sangat meriah. Karena diikuti oleh sekitar 2.500 peserta, yang terdiri dari kelompok jemaah ibu-ibu pengajian, santri pondok, dan sekitar 200 anak yatim. Keseluruhannya adalah warga Kapas Madya, Kapas Jaya, Pogot Jaya dan sekitarnya. Sedang untuk pengajian umum diadakan pada Minggu pagi (11/12) yang didahului dengan membaca salawat dan istigasah, yang kebetulan bersamaan dengan Haul ke-16 KH. Mas'ud Zaid, selaku pendiri pondok.

Acara yang biasa diadakan setiap tahun ini dipusatkan di Kapas Madya II. Sedianya acara ini akan dihadiri oleh Walikota Surabaya, Ibu Tri Rismaharini dan camat Tambak Sari, namun dikarenakan ada acara, beliau berdua tidak bisa menghadiri dan diwakili oleh Kepala Kelurahan Kapas Madya Baru, Siswono S.Sos. Ia sekaligus membawakan pesan dari walikota agar kita sebagai warga yang baik untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan demi keutuhan bangsa Indonesia, serta menjaga kebersihan di manapun dan kapanpun.

Dari pihak kepolisian, Kapolsekta Tambak Sari, Kompol David Priyo Prasojo, yang mewakili Kapolrestabes Surabaya memberikan pesan agar menjauhi segala macam bentuk narkoba dan mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya. Khususnya bagi anak-anak pengendara roda dua yang masih sekolah, karena mereka adalah generasi penerus bangsa.

Pengajian umum yang dihadiri oleh sekitar 5.500 jemaah dari Surabaya dan sekitarnya ini merupakan kelompok jamaah ibu-ibu pengajian binaan pondok. Mereka mendengarkan tausiyah dari dua penceramah. Yakni Ibu Nyai Hj. Khusnul Khuluk dari Krian Sidoarjo dan Ibu Nyai Hj. Abidah dari Pasuruan. Dalam pesannya mereka mengingatkan agar kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW dapat mengikuti jejak dan ajarannya. Sehingga kita bisa mendapatkan syafaatnya kelak di hari akhir nanti. (Tulisan ini dikirim oleh Aroz, Surabaya)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...