CERITA ANDA

Seribu Satu Pesona Danau Toba

Di sana kita bisa belajar banyak tentang kebudayaan orang Batak
Seribu Satu Pesona Danau Toba
Suasana Danau Toba (Istimewa)

VIVA.co.id – Angin berhembus sepoi-sepoi menyapa dedaunan pada pepohonan yang memagari sebuah danau yang luas nan cantik. Danau ini juga dipagari bukit-bukit, batu yang kokoh, dan juga tangguh. Airnya jernih berkilauan bak permata ketika disapa sinar mentari. Danau ini dikelilingi Bukit Barisan. Bukit Barisan inilah yang membuat danau ini begitu sejuk dan indah. Banyak pohon enau dan pohon pinus yang tumbuh subur di sekelilingnya yang juga menambah keindahan danau.

Danau yang indah nan elok ini terdapat di Sumatera Utara. Toba Samosir, danau yang kerap dipanggil Danau Toba yang memiliki berbagai keunikan. Seperti Danau toba ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara dan diakui juga sebagai sebagai danau vulkanik atau danau kawah terbesar di dunia. Dan yang tidak kalah uniknya adalah di tengah danau ini terdapat sebuah pulau yang dinamakan Pulau Samosir. Toba Samosir berasal dari Toba yang dibuat untuk nama Danau Toba, sedangkan samosir dibuat untuk nama Pulau Samosir.

Keindahan Danau Toba karena dikelilingi deretan gunung yang begitu indah dan menakjubkan. Kabut tebal kadang menyelimuti danau yang sejuk dan dingin. Jika tidak ada kabut, lekukan Danau Toba begitu indah dan pantas untuk kita kagumi. Danau Toba seperti sebuah lautan di tengah-tengah daratan yang benar-benar sejuk. Dan kita dapat menikamati lekukan Danau Toba melalui Menara Tele di antara Pangururan dan Sidikallang. Apalagi jika kita melihatnya pada pagi hari, pemandangan yang begitu indah.

Menikmati keindahan Danau Toba tidak cukup hanya sekali saja. Untuk itu kita membutuhkan  penginapan. Penginapan di sekitar  Danau Toba merupakan tempat yang tepat untuk memandang Danau Toba secara langsung. Sambil mendengar nyanyian deru air yang tergenang di danau ini.

Tanpa kita menyeberang ke Pulau Samosir, kita dapat memiliki penginapan di daerah Parapat. Dari penginapan yang terdapat di Parapat ini kita dapat melihat tarian dedaunan pohon enau dan pohon pinus yang mengundang angin yang sejuk dan dingin. Ditambah lagi senyuman sinar mentari pagi.

Tidak kalah menariknya lagi adalah di tengah danau ini terdapat sebuah pulau yang menyimpan banyak budaya luhur. Serta tempat wisata alam yang akan membuat kita sangat kagum, terpesona dan langsung jatuh hati pada suasana alamnya. Di sana kita dapat mengunjungi beberapa daerah tempat wisata alam maupun wisata budaya.

Danau Toba dan Pulau Samosir merupakan jantung dan kampung halaman orang Batak. Untuk mengunjungi Pulau Samosir bisa melalui pelabuhan di Parapat, yaitu Pelabuhan Ajibata. Di sini terdapat beberapa kapal feri menuju pelabuhan Tomok yang siap mengantar penduduk setempat dan juga para wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke tempat  wisata alam maupun wisata budaya.

Selain untuk mengantar para masyarakat, kapal feri ini juga digunakan  untuk mengangkut kendaraan seperti mobil ataupun motor menuju Samosir. Lama perjalanan feri menuju Pulau Samosir sekitar 30 menit.

Danau Toba ini dikunjungi banyak wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Penduduk yang ramah selalu siap menyambut kedatangan para wisatawan. Selain itu kita akan lebih mengenal berbagai kebudayaan dan adat orang Batak. Tepatnya di Pulau Samosir, kita dapat menjumpai beberapa rumah adat.

Di sana kita juga bisa belajar banyak tentang sejarah Batak dan berbagai kebudayaan menarik orang Batak, khususnya Batak Toba. Bahkan kita bisa ikut menari bersama penduduk setempat pada saat ada pertunjukan sigale-gale.

Sigale-gale adalah sebuah patung yang diukir dari kayu yang dapat manortor. Dalam bahasa Batak , manortor adalah salah satu tarian yang paling terkenal dari suku Batak Toba. Sigale-gale dapat manortor karena digerakkan oleh orang yang menjadi pawangnya, di belakang patung yang sangat unik ini.

Ketika kita ingin meninggalkan tempat ini jangan lupa untuk membeli oleh-oleh yang lucu-lucu dan unik. Seperti kaos yang bercorak kata-kata dengan bahasa Batak. Ada juga gelang dengan corak lukisan yang terdapat di rumah adat Batak yang disebut Gorga. Dan tidak kalah khasnya lagi adalah ulos batak yang merupakan kerajinan tangan orang Batak. Yang dibuat secara manual dilakukan dengan menenun. Jika kita ingin membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang sebaiknya membeli di pelabuhan Tomok di Pulau Samosir, karena di sana ada banyak cendera mata khas Batak. (Tulisan ini dikirim oleh Santi Florensia Sitorus, mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...