CERITA ANDA

Adi Sutiadi, Si Anak Gerobak Biru

Sepulang sekolah dia membantu orangtuanya berjualan nasi goreng
Adi Sutiadi, Si Anak Gerobak Biru
Adi Sutiadi, yang sudah berhasil menjadi polisi.

VIVA.co.id – Dia adalah sosok laki-laki dari keluarga yang dapat dikatakan memiliki kekurangan dalam hal material. Dengan bermodalkan pendidikan yang hanya berakhir di sekolah dasar saja, kedua orangtuanya hanya bisa menghidupi keluarganya dengan sebuah gerobak biru dan kuali yang bergantung di gerobak tersebut. Nasi goreng menjadi pilihan orangtuanya untuk mencari nafkah dan membesarkan anak-anaknya, salah satunya yaitu Adi Sutiadi.

Adi merupakan salah satu anak dari pedagang nasi goreng keliling yang berhasil menempuh pendidikan hingga Sekolah Menengah Atas. Adi tidak termasuk siswa yang berprestasi di sekolahnya. Namun, dengan ketekunan yang dimiliki, Adi selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sehingga dapat membahagiakan kedua orang tuanya yang telah banting tulang untuk membiayai pendidikannya.

Sepulang dari sekolah, tidak lupa Adi selalu membantu orangtuanya berjualan nasi goreng keliling yang menjadi mata pencaharian orangtuanya. Meskipun teman-teman sebayanya selalu meledeknya, namun Adi tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh orang lain meskipun itu temannya sendiri.

Sekarang, dia berhasil membuktikan kepada orangtua dan teman-temannya bahwa Adi si anak gerobak biru mampu mencapai cita-citanya. Sekarang Adi berhasil menjadi seorang polisi. Dengan tekad dan usaha yang dilakukan, Adi berhasil menjalani tes kepolisian tanpa ada hambatan sedikitpun.

Adi yang dulu bukanlah Adi yang sekarang. Kehidupan Adi sekarang sudah mulai berbeda. Dari yang tadinya serba kekurangan, namun sekarang sudah mulai membaik dengan kerja keras dan ketekunannya. Meski Adi sudah menjadi seorang polisi, namun Adi tidak malu dan tidak akan  pernah lupa untuk membantu orangtuanya berjualan nasi goreng keliling. Setelah Adi pulang kerja, dia masih selalu bersiap-siap pergi membantu orangtuanya berjualan.

Adi tak pernah merasa malu untuk membantu orangtuanya berjualan nasi goreng. Meskipun sekarang dia sudah bisa dikatakan sukses menjadi seorang polisi. Karena Adi selalu menganggap bahwa berkat kerja keras kedua orangtuanya berkeliling untuk jualan nasi goreng itulah yang membuat kehidupannya kini lebih membaik. (Tulisan ini dikirim oleh Marma Setiadi Kusumah dan Naufal Hadi Saputro, mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...