CERITA ANDA

Besarnya Perjuangan Ayah

Ayah berusaha keras mencari dana untuk biaya kuliahku.
Besarnya Perjuangan Ayah
Ayah dan Ibuku

VIVA.co.id – Menjadi seorang ayah bukanlah hal yang mudah. Mempunyai tanggung jawab kepada istri, juga anak-anaknya. Ayahku adalah pahlawanku. Sejak kecil aku dibimbingnya. Disiplin dan bertanggung jawab selalu diajarkannya.

Tak terasa usia ayah semakin menua. Garis-garis di wajahnya tak menghalangi senyum indahnya. Di saat aku melihat raut wajahnya, hilang sudah lelahku menghadapi rutinitas. Dua puluh lima tahun lamanya  ayahku setia pada profesinya sebagai pahlawan di bidang pendidikan untuk anak-anak didiknya. Jasanya sungguh luar biasa. Dan buah dari jasa dan pengabdiannya dipetik oleh anak-anaknya.

Tahun 2011 ayahku pensiun dari tempat ia mengajar. Saat itu usiaku 16 tahun, dan pada tanggal 1 September 2014, aku memasuki bangku perkuliahan. Ayahku tak pernah lelah mencari bantuan agar aku dapat kuliah. Hingga suatu ketika, di siang hari yang terik ia jatuh dari motornya saat ingin menemui donatur.

Tak pernah putus asa untuk mencarikan yang terbaik untuk anaknya, dan Tuhan pun mendengar doa kami. Sampai pada akhirnya ada malaikat tanpa sayap yang ingin memberikanku beasiswa hingga sarjana. Malaikat tanpa sayap tersebut tidak lain adalah mantan murid ayahku.

Aku semakin bangga dengan perjuangan ayahku. Tidak mau membuat perjuangannya selama ini sia-sia. Inginku hanya satu, beliau selalu sehat. Ayah, kaulah pahlawan tanpa tanda jasa bagi kami anak-anakmu. (Tulisan ini dikirim oleh Fransiska Viestri Putri, mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...