CERITA ANDA

Belajar Arti Pertemanan dari Sebuah Anime

Di dalam anime terdapat karakter dengan berbagai watak.
Belajar Arti Pertemanan dari Sebuah Anime
Persahabatan. (U-Report)

VIVA.co.id – Anime. Mungkin hanya beberapa orang saja yang menyukainya. Aku menyebut anime hanya beberapa orang saja yang menyukainya, karena aku sudah bertemu dengan orang-orang yang tidak suka dengan anime. Lalu aku menanyakan kepada mereka kenapa tidak menyukai anime. Beberapa di antaranya ada yang berpendapat kalau anime itu tidak bagus dan tidak layak ditonton oleh anak-anak.

Sebenarnya banyak tayangan yang memperlihatkan hal-hal yang berbau dewasa, bukan hanya anime. Lalu apa bedanya anime dengan sinetron, drama, dan film yang isinya juga banyak hal-hal yang berbau kedewasaan? Sebut saja seperti pacaran. Di salah satu scene yang ada di dalam sebuah anime pasti selalu ada unsur percintaan. Tapi begitu juga dengan sinetron, drama dan film, baik itu dari dalam ataupun luar negeri.

Film cenderung memperlihatkan sebuah kisah seseorang dalam berjuang untuk mendapatkan cintanya. Begitu pula dengan sinetron. Namun, di balik semua itu, film ataupun sinetron tidak menjelaskan inti dan maksud penyampaian dalam setiap scene-nya. Penonton dituntut untuk berpikir apa pesan yang ingin disampaikan.

Tapi anime tidak sama seperti film, drama, dan sinetron. Anime hanyalah tontonan yang berupa gambar bergerak lalu diisi dengan suara. Gambar yang ditampilkan pun juga tidak terlihat nyata, melainkan hanya 2 dimensi. Tidak ada pemeran di dalam sebuah anime, tapi terdapat sebuah karakter. Karakter dengan berbagai watak dan cerita dengan alur yang maju, mundur, ataupun maju mundur.

Namun, siapa sangka anime ternyata juga banyak memberikan sebuah pelajaran dan pesan yang terkandung di dalamnya. Pelajaran dan pesan itu langsung tersampaikan pada penonton tanpa harus menganalisa dan menerka-nerka apa maksud dari semua scene yang telah ditonton. Seperti layaknya hari ini. Tepatnya pagi hari tadi aku baru saja selesai menonton sebuah anime tentang supranatural.

Anime tersebut berkisahkan seorang yang sok jago, sok hebat, dan sok keren. Menonton anime tersebut aku merasa hidupku sama seperti sang karakter utama tersebut. Aku pernah sok jago, sok kuat dan memiliki kebencian terhadap seseorang, yang tidak aku sukai karena kesombongannya. Sampai akhirnya aku pun menjauhinya.

Lalu pagi ini, aku merasa telah salah karena memang aku sok jagoan. Padahal aku tidak jago dan aku hanyalah seorang amatir yang masih pemula, namun sukses ditunjuk sebagai pemenang. Memang tidak salah aku menilai sebuah anime itu berisikan sebuah pelajaran.

Walaupun masih banyak orang beranggapan anime itu tidaklah bagus, tidak mendidik dan bisa merusak. Karena yang mereka ketahui hanya anime yang memang dibuat hanya untuk menghibur, bukan untuk menyampaikan suatu pelajaran yang positif. Intinya, anime telah menyadarkanku akan sebuah arti pertemanan yang sesungguhnya. (Tulisan ini dikirim oleh Ridhoadhaarie, Pekanbaru)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...