CERITA ANDA

Melihat Keindahan Blora Fashion Carnival 2016

Kostum dan pernak-pernik peserta bobotnya bisa mencapai 6 kg.
Melihat Keindahan Blora Fashion Carnival 2016
Peserta Blora Fashion Carnival 2016 beraksi dengan kostum anggun dan wajah manis

VIVA.co.id – Pertama kalinya Pemkab Blora, Jawa Tengah, menyelenggarakan event bersifat show dan glamor yaitu Blora Fashion Carnival (BFC) 2016. Tergelitiklah hati ini untuk ikut menonton pagelaran massal terbuka yang berpusat di seputar Alun-alun kota Blora, 1 Oktober 2016 lalu. Menurut penyelenggara, event BFC juga untuk memeriahkan Hari Batik Nasional dan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini.

Para pemenang dibagi dalam tiga kategori yaitu, kategori SLTP/SMP, kategori SLTA/SMK dan kategori umum. BFC selama sehari penuh itu berlangsung di bawah cuaca cukup cerah dan mendapat apresiasi sangat luar biasa dari masyarakat setempat. Ribuan orang, tua-muda, lelaki-perempuan, besar-kecil, tumpah ruah mengalir dan berjajar berdiri di jalan-jalan bundaran Alun-alun Blora.

Demikian juga dengan peserta BFC, sangat antusias. Pihak penyelenggara harus membatasi bahkan terpaksa menolak calon peserta. Sebab jika dibiarkan tanpa batas, BFC 2016 bisa berlangsung sehari semalam non-stop. Melihat antusiasme peserta dan masyarakat pada BFC yang tinggi dan di luar dugaan, Pemkab Blora melalui instansi terkait berencana menyelenggarakan event yang sama tahun depan. Malah mungkin BFC diprogramkan sebagai event tahunan dan dikaitkan dengan promosi kepariwisataan setempat.

Sesuai penilaian dan keputusan penyelenggara, pemenang BFC 2016 masing-masing adalah SMAN 2 Blora untuk kategori SLTA, SMPN 3 Cepu untuk kategori SLTP, dan kategori umum juararanya adalah Kecamatan Blora Kota. Para pemenang umumnya memakai kostum/aksesori dengan tema alam rimba. Itu bisa dimaklumi, sebab Kabupaten Blora sebagian besar wilayahnya adalah rimba jati. Kostum dan pernak-pernik yang dipakai peserta BFC 2016 bobotnya bisa mencapai 6 kg.

Janji Pemkab Blora untuk menyelenggarakan BFC tahun depan sangat ditunggu para peserta yang tahun ini tak berkesempatan ikut dan juga oleh masyarakat setempat. Jika memungkinkan, daerah-daerah sekitar Blora juga diberi kesempatan ikut. Sehingga BFC ken depannya lebih gebyar lagi. (Tulisan ini dikirim oleh Heru Christiyono Amari, Pati, Jawa Tengah)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...