CERITA ANDA

GNPK-RI Kaltim Siap Mengawal Pembangunan Tanpa Korupsi

Jangan dianggap sebagai organisasi penghalang pemerintah.
GNPK-RI Kaltim Siap Mengawal Pembangunan Tanpa Korupsi
Pengurus PW GNPK-RI Kaltim berfoto usai pelantikan di Kesbangpol Kaltim

VIVA.co.id – Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (6/8), resmi dilantik di Badan Kesbangpol Kaltim. Prosesi pelantikan dimulai pukul 09.00 Wita dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GNPK-RI. Pelantikan ini dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat GNPK-RI, HM. Basri Budi Utomo As., S.IP beserta beberapa Pengurus GNPK-RI.

Usai dilantik, Eric Mangiri, Ketua PW GNPK-RI Kaltim yang juga merupakan alumni dari BCF (Bakrie Center Foundation), dalam sambutannya mengatakan, dalam menjalankan tugas sebagai relawan pencegahan dan pemberantasan korupsi harus bertindak profesional dan tidak tebang pilih. Selain itu, keberadaan GNPK-RI Kaltim ini diharapkan dapat mengawal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menuju wilayah bebas korupsi (Permen PAN No.52 Tahun 2014) sehingga dapat memacu kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Assisten IV Setprov Kaltim, AS. Fatturahman mewakili Gubernur Awang Faroek Ishak. Menurutnya, kehadiran GNPK-RI di Kaltim dapat berkontribusi dan mengawal pembangunan. Sementara Basri Budi Utomo mengimbau agar Pemprov Kaltim jangan menganggap GNPK-RI sebagai organisasi yang menjadi penghalang. Karena sebenarnya GNPK-RI merupakan mitra pemerintah dalam mengawasi dan mencegah tindak pidana korupsi.

“Karena sebenarnya penghalang pembangunan itu adalah korupsi dan nepotisme. Jadi diharapkan dengan terbentuknya GNPK-RI Kaltim ini, bisa lebih memberikan dukungan terhadap peningkatan kemajuan pembangunan di Kaltim. Serta bisa bertindak profesional dan teliti dalam hal mengkaji permasalahan yang muncul, baik di pemerintahan maupun di masyarakat,” jelas Basri. (Tulisan ini dikirim oleh Eric Mangiri, Kaltim)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...