CERITA ANDA

Kemeriahan Rayakan HUT Polri ke-70 di Pamekasan

Sejumlah artis dangdut ikut meramaikan acara ini.
Kemeriahan Rayakan HUT Polri ke-70 di Pamekasan
Perayaan HUT Polri ke-70 di Pamekasan.
VIVA.co.id -Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-70 yang jatuh pada 1 Juli 2016 memang sudah berlalu. Tapi, semangat untuk merayakan tidak pernah surut, terbukti hampir seribu orang memadati Arek Lancor (Arlan), Kabupaten Pamekasan. Meski, proses perayaannya berlangsung di Kabupaten Pamekasan, namun banyak juga yang dari luar daerah ikut serta meramaikan dan mensukseskan acara.

Perayaan yang digelar di Arlan tidak hanya untuk merayaakan HUT Bhayangkara yang ke-70. Namun, moment tersebut juga dijadikan sebagai ajang penyambutan HUT Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2016. HUT RI kali ini yang ke-71, lebih satu tahun dari HUT Bhayangkara.

HUT tersebut dikonsep dengan mendatangkan salah satu artis ternama. Ia pernah menjadi finalis Dangdut Academi 2, Reza. Pria asal Bandung yang menggoyang nuansa malam Sabtu di Arlan yang merupakan alun-alun kota. Para fans yang ingin ketemu sudah hadir lebih dulu di Hotel Putri tempat Reza beristirahat.

Kemeriahan perayaan HUT Bhayangkara dan penyambutan HUT RI disokong juga oleh Raja Entertainment. Jadi, penampilan-penampilan pada malam itu tidak hanya terpaku akan aksi dari Reza finalis DA2, namun artis-artis lainnya juga ikut andil. Tapi, artis yang paling menyedot perhatian tetap yang dari Bandung, karena popularitas dan memiliki banyak penggemar.

Banyaknya penonton ternyata bukan hanya ingin menyaksikan aksi panggung Reza atau Raja Entertainment. Akan tetapi, bebas biaya (gratis) yang menjadi salah satu alasan padatnya HUT Bhayangkara dan RI tersebut. sebab disamping saya ada yang berkata, kalau seandainya tidak gratis ia tak akan datang. Ia lebih baik having fun di pasar malam saja yang lokasinya arah utara dari Arlan. Di sana gratis hanya butuh menggocek uang karcis sepeda saja.

Prediksi banyaknya penonton yang akan memadatai Arlan, terlihat sejak sore hari, para petugas lalu lintas sibuk mengatur kemacetan jalan. Terutama dari arah selatan menuju Arlan, yang biasanya tidak ada, sekarang ada di jalan untuk mengatur. Ini tidak terjadi seperti keadaan sebelum-sebelumnya.

Ternyata kemeriahan yang disajikan oleh artis-artis dipanggung perayaan Bhayangkara, tidak mampuh menyedot beberapa pihak untuk menghadirinya. Sebab, pasar malam masih memiliki banyak juga pengunjung, meski tidak sebanyak seperti malam-malam sebelumnya. Seperti Aqil yang memilih pergi ke pasar malam ketimbang ke Arlan, saat jam sudah menunjukkan jam 20.00 WIB, ia memilih main futsal bersama teman-temannya.

Tapi, perayaan yang begitu meriah. Masih mengundang rasa kurang begitu senang di benak saya. Sebab, lokasi perayaannya berada tepat di depan Masjid Agung Pamekasan. Saya kira para penyelenggara sebaiknya mencari tempat yang sekiranya tidak dekat-dekat dengan masjid. Mungkin seperti di sampaing pasar malam yang masih terdapat tempat yang luas. (Tulisan ini dikirim oleh Syahid Mujtahidy, Pamekasan)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...