CERITA ANDA

Warga Desa Liang Awaia Maluku Prakarsai Penanaman TOGA

Mereka tidak mau bergantung kepada obat-obatan kimia.
Warga Desa Liang Awaia Maluku Prakarsai Penanaman TOGA
Warga Desa Liang yang bergotong royong menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) (U-Report)

VIVA.co.id – Pemanfaatan tumbuhan obat pada umumnya adalah terdapat pada penggunaan tumbuhan tersebut sebagai bahan rempah atau bumbu masakan yang mempunyai fungsi sebagai penambah rasa dan juga aroma. Terkadang banyak yang tidak mengetahui kalau tanaman-tanaman tersebut memiliki fungsi yang lain yaitu sebagai obat-obatan dari berbagai macam penyakit.

Sekelompok warga Desa Liang Awaia, Kabupaten Maluku Tengah memprakarsai pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di desa mereka. Tentunya hal ini patut diapresiasi bersama, karena tingginya kemauan warga untuk ikut mandiri dan menyukseskan program-program PKK di Kabupaten Maluku Tengah.

Merry Japlely selaku sekretaris Desa Liang Awaia menyampaikan, "Pemerintah melalui PKK selalu menggalakkan untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Sebab kita tahu bersama jika pemerintah mengharapkan agar penduduk di Indonesia menjadi lebih mandiri tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia yang juga sangat berakibat fatal dengan efek samping yang diberikan."

Selain itu, Japlely menambahkan kalau ia akan terus menjalankan program tanaman obat keluarga ini agar desanya bisa menjadi contoh bagi desa yang lain. (Tulisan ini dikirim oleh Elsaandriani)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...