CERITA ANDA

Perlu Adanya Perwakilan Bidang Pendidikan di Taiwan

Jumlah pelajar Indonesia di Taiwan sudah mencapai 3400 orang.
Perlu Adanya Perwakilan Bidang Pendidikan di Taiwan
Pelantikan Pengurus PPI Taiwan 2015/2016 (U-Report)

VIVA.co.id – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Taiwan menjadikan upaya penempatan perwakilan bidang pendidikan sebagai salah satu program utamanya. Tuntutan ini dirasa penting karena jumlah pelajar Indonesia di Taiwan saat ini sudah mencapai 3400 orang, namun tidak memiliki perwakilan yang secara khusus menangani kebutuhan mereka.

"Kita apresiasi Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei dan kepeduliannya terhadap pelajar Indonesia sebagai perwakilan Pemerintah RI, namun demikian bila melihat fungsi dan tugas sesuai SK Menteri Perdagangan No. 08/M-Dag/Per/4/2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja KDEI, tidak ada ketentuan penanganan masalah pendidikan," demikian dikatakan Ketua Umum PPI Taiwan, Pitut Pramuji ketika dihubungi pada Senin, 14 Maret 2016.

Lebih lanjut Pitut mengatakan bahwa hal ini diamini Kepala KDEI saat ini, Arief Fadillah, yang dalam berbagai kesempatan juga mengutarakan pentingnya keterwakilan kementerian yang menangani urusan pendidikan pada KDEI Taipei. Masalah ini mencuat dalam pembahasan rapat paripurna pengurus PPI bersama Badan Musyawarah PPI Taiwan setelah dilaksanakannya acara pelantikan PPI Taiwan, Sabtu 12 Maret di kantor KDEI Taipei.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala KDEI, Siswadi mengaku bangga terhadap prestasi-prestasi yang telah dicapai pelajar dan mahasiswa Indonesia di Taiwan, sekaligus mengingatkan keutamaan untuk terus belajar dan sukses dalam menyelesaikan studi, serta berkontribusi positif bagi pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara RI di masa mendatang.

Ketua umum PPI Taiwan terpilih, Pitut Pramuji, merupakan mahasiswa International Doctoral Program in Asia-Pacific Studies di National Chengchi University (NCCU) dan juga sebagai dosen di Universitas Indonesia. Selain upaya perwakilan bidang pendidikan, PPI Taiwan juga menjadikan pelaksanaan seminar internasional sebagai database mahasiswa Indonesia di Taiwan, dan kampanye nasionalisme kebhinekaan sebagai program-program unggulannya. Acara ditutup dengan pemberian rekomendasi dari Bamus terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan PPI Taiwan. (Tulisan ini dikirim oleh Raihan Aprilio Kusuma, Divisi Humas, Media dan Publikasi PPI Taiwan)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...