CERITA ANDA

Pasien Dokter Rini Teguh, dari Buta Jadi Melihat

Pasiennya dianjurkan mengurus BPJS dan hasilnya luar biasa.
Pasien Dokter Rini Teguh, dari Buta Jadi Melihat
Ilustrasi berobat ke rumah sakit. (Foe Peace)

VIVA.co.id - Saya melihat ketulusan dokter ini. Namanya Rini Teguh. Ia membuka praktiknya di kediamannya, di pinggiran Jakarta Timur. Setiap hari buka, kecuali hari Sabtu dan Minggu melalui perjanjian. Saat saya berobat, dokter Rini selalu tersenyum dan ramah menyambut pasiennya.

Pada Senin (1/2) pagi, saya ke dokter untuk berobat. Di tengah konsultasi, dokter bercerita soal pasiennya yang sembuh dari kebutaan. Menurut dokter Rini, pasiennya itu perempuan berusia 40 tahun mengalami kebutaan karena diabetes. Rini sangat kasihan pada pasiennya. Awalnya dia sehat bugar dan sering mengantar anaknya yang sakit ke tempat praktiknya. Anaknya pasien ini memang mengalami penyakit turunan semacam lumpuh. Ibunya selalu membawanya berobat ke praktik dr.Rini.

Tapi beberapa bulan belakangan, ibunya sudah tidak bisa mengantarkan lagi. Yang mengantarkan anaknya kali ini adalah kakeknya. Nah, saat kakek si anak mengantar berobat, Rini menanyakan ibunya ke mana. Dari situlah ia mengetahui bahwa ibu pasiennya ini ternyata sudah buta dan tidak bisa mengantar anaknya berobat.

Atas dorongan Rini kepada kakek si anak, akhirnya ibu si anak datang berobat untuk diperiksa. Awalnya, dokter juga pasrah melihat kondisi pasiennya yang sudah terserang diabetes yang menyerang mata. Namun, dokter Rini tak menyerah melihat kondisi ekonomi pasiennya itu. Dia terus merayu dan membujuk si pasiennya untuk berobat, karena anaknya yang cacat membutuhkan pertolongan ibunya.

Akhirnya, dokter Rini Teguh menyarankan segera mengurus BPJS Kesehatan, lalu berobat ke rumah sakit dan operasi katarak mata. "Alhamdulillah, atas pertolongan Tuhan pasien itu bisa melihat lagi," jelas dokter Rini. (Cerita ini dikirim oleh Siti Marlinda, Condet, Jakarta Timur)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...