CERITA ANDA

Kartu Jakarta Pintar Menyelamatkan "KanKer" Ibu-ibu

Sebagian ibu-ibu bertransaksi dengan menggunakan KJP.
Kartu Jakarta Pintar Menyelamatkan "KanKer" Ibu-ibu
Ilustrasi (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVA.co.id - Pada hari Minggu, 8 November 2015 tepatnya jam 08.00 WIB, saya terbangun karena banyak ibu dan anak-anaknya sedang asyik ngobrol merencanakan akan pergi ke sebuah mall di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

Dengan gembiranya mereka berbincang sangat keras sekali, sesekali mereka tertawa terbahak-bahak yang mengganggu telingaku. Maklum saja, rumahku terletak di gang sempit dan saling berdempetan dengan rumah sebelahnya seperti Gang Kelinci.  Jadi, apabila ibu-ibu sedang ngobrol di depan akan langsung terdengar ke dalam rumahku.

Akhirnya aku pun terbangun dari tempat tidur, aku langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai, aku penasaran apa sih yang diperbincangkan sama ibu-ibu dan anak-anaknya sehingga mereka senang sekali sampai mengganggu telingaku dan membangunkan tidurku yang  nyenyak. Aku pun keluar dan ikut ngobrol dengan para ibu-ibu yang masih tertawa terbahak-bahak tersebut. “Ada apa nih ibu-ibu, kok pagi-pagi kayaknya pada senang banget?” tanyaku iseng kepada mereka.

Salah satu dari mereka pun menjawab pertanyaanku dengan antusiasnya. “Iya nih, kita lagi pada mau pergi belanja ke mall”. Aku pun mengangguk sambil tersenyum kecil, “Wah, baru pada dapat rejeki yaa bu?” tanyaku lagi. Si ibu-ibu pun menjawab dengan kompaknya, “Iya dong, mumpung KJP sudah cair jadi kita semua pada mau belanja nih di Cengkareng.”

Setelah kurang lebih satu jam aku berbincang, mereka pun langsung masuk ke rumah mereka masing-masing untuk bersiap-siap pergi ke mall. Tepat jam 10.00 WIB mereka pun berduyun-duyun dengan mengajak anak-anaknya menuju mall dengan menggunakan angkutan umum.

Aku pun penasaran, apa sih yang akan dibeli sama ibu-ibu tetangga rumahku. Aku bersiap dan pergi menggunakan motor yang aku miliki untuk pergi ke mall yang berada di daerah Cengkareng, Jakarta Barat, tersebut. Sesampainya di mall aku pun terkejut, ternyata suasana di mall itu sangat ramai, seperti sedang ada bazzar di kampung-kampung, dan hampir semua pengunjung mall adalah ibu-ibu dan anak-anaknya.

Hampir dua jam aku berkeliling mall tersebut, aku juga melihat sebagian ibu-ibu itu bertransaksi dengan tidak menggunakan uang tunai, tapi menggunakan sebuah kartu ATM yang setelah aku perhatikan secara detail ternyata itu adalah KJP atau Kartu Jakarta Pintar.

Barang-barang yang mereka beli pun beragam, ada sepatu, tas sekolah, panci, wajan, dan kebutuhan dapur sehari-hari. Begitu juga dengan ibu-ibu tetangga rumahku, mereka membeli perlengkapan sekolah anak-anaknya dan kebutuhan sehari-hari.

Ternyata program yang dijalankan Jokowi-Ahok ketika Pak Jokowi masih menjadi gubernur DKI Jakarta,  dan masih berlanjut sampai sekarang Ahok menggantikannya, tentang Kartu Jakarta Pintar memang sangat membantu para ibu-ibu yang mengalami "kanker" alias kantong kering. Semoga bermanfaat untuk kita semua. (Cerita ini dikirim oleh M. Ipani Sapari – Jakarta)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...